LOA

LOA

positive-think-small

Dalam buku The Secret kita mengenal istilah Law of Attraction (LOA) atau oleh Stephen R. Covey dalam bukunya 7 Habits dikatakan bahwa kita harus “begin with the end in mind” atau memulai tujuan akhir melalui pikiran kita. Artikel kali ini mengangkat tema LOA tersebut yang diambil dalam salah satu sesi percakapan training Be Positive – Be Possible To The Max.

Peserta : Pak apakah yang dimaksud dengan Law of Attraction (LOA) ?

Andreas Hartono (AH) : Pernahkah anda berkunjung ke suatu mall kemudian ketika memasuki mall tersebut anda membayangkan akan mendapatkan suatu tempat parkir yang nyaman bagi anda dan kemudian akhirnya anda mendapatkan tempat tersebut ?

Peserta : Ya beberapa kali hal tersebut saya alami.

AH : Itulah salah satu contoh Law of Attraction atau istilah Covey “begin with the end in mind”.

Peserta : Kalau seperti itu apakah berarti kalau saya berpikir positif maka saya akan menjadi positif dan kalau saya berpikir negatif saya akan menjadi negatif ?

AH : Ya, bukankah di kitab suci juga dikatakan bahwa “jangan berbuat jahat, berpikir saja jangan dan sudah dosa”. Kenapa dikatakan demikian karena segala sesuatu awalnya adalah dari dalam pikiran manusia atau oleh Covey diterjemahkan bahwa segala sesuatu diciptakan 2 kali yaitu pertama melalui pikiran dan kedua baru melalui tindakan manusia.

Peserta : Wah pantas saja kalau begitu mengapa orang kaya menjadi semakin kaya dan orang miskin menjadi semakin miskin ! Khan orang kaya setiap hari mikirnya rezeki sedangkan orang miskin setiap hari mikirnya hutang. (semua peserta menjadi tertawa mendengar celetukan tersebut)

AH : Sekarang mari kita praktekkan bedanya berpikir positif dan berpikir negatif ya. Menurut anda kalau ada orang yang selalu berpikir dan berkata “mencari uang itu susah !” apa yang dia akan tarik atau dapatkan (LOA) dalam kehidupannya ?

Peserta : Mungkin hidupnya akan terus menerus susah karena kata ‘susah’ mendominasi pikirannya.

AH : Kalau ada orang yang berpikir dan berkata “mencari uang itu mudah dan menyenangkan !” apa yang akan dia tarik ?

Peserta : Rezeki akan terus datang kepada dia.

AH : Persis. Sekarang coba anda katakan dalam hati atau pikiran anda “mencari uang itu susah!” Bagaimana rasanya ? Sekarang bandingkan kalau anda berkata dalam hati atau pikiran anda “mencari uang itu mudah dan menyenangkan!”

Peserta : Saya merasa lebih berenergi dan bersemangat ketika saya memikirkan bahwa “mencari uang itu mudah dan menyenangkan”. Koq bisa begitu ya ?

AH : Karena itulah hukum pikiran manusia. Sekarang coba lagi dan rasakan energinya mana yang lebih besar :

“saya tidak mau hidup miskin” atau “saya akan menjadi orang kaya dan bisa berbagi kepada siapa saja”

“saya tidak ingin sengsara terus dalam hidup ini” atau “saya bahagia dan sangat menikmati hidup ini”

“penghasilan saya pas-pasan” atau “penghasilan saya melebihi semua kebutuhan saya”

“sudahlah nak, bapakmu ini miskin jadi jangan macam-macam” atau “bapakmu ini boleh seorang sopir angkot tetapi kamu bisa menjadi seorang pilot nak”

“bapak cuman loper koran nak, terimalah apa adanya” atau “bapak boleh seorang loper koran tetapi anakku bisa menjadi seorang wartawan”

Saat ini anda mempunyai pilihan untuk berpikir dan berkata yang positif atau negatif. Stephen Covey berkata kalau anda mengingini perubahan kecil rubahlah perilaku anda tetapi kalau anda mengingini perubahan besar maka rubahlah cara berpikir anda.

Salam Prestasi,

Andreas Hartono
Mindset Motivator

Leave a Reply

Your email address will not be published.